Bantik merupakan sub-suku Minahasa yang berada di Sulawesi Utara. Suku Bantik berada di sebelah Barat Daya Manado, terutama di Malalayang dan Kalasey, serta di sebelah Utara yang mendiami Buha, Bengkol, Talawaan Bantik, Bailang, Molas dan Meras. Di Minahasa Selatan juga ada orang Bantik yang tinggal di Sinonsayang. Begitu pula di Ratahan, Minahasa Tenggara serta sebagian di wilayah Mongondow.

Biasanya pada setiap bulan September digelar festival budaya Bantik sebagai peringatan gugurnya pahlawan nasional Wolter Mongisidi yang berasal dari Suku Bantik.

Upasa merupakan salah satu tarian yang terkenal. Para penari Upasa menggunakan pedang yang sangat tajam, yang diasah terlebih dahulu untuk memeragakan ilmu kebal mereka. Pedang yang tajam itu tidak melukai tubuh mereka, kendati saat tampil mereka berusaha mengiris dan memotong-motong tubuhnya. Atraksi budaya itu selalu membuat penonton terkesima.

Selain Upasa, Tari Mahamba juga merupakan tari indah dari Suku Bantik yang sering dipentaskan pada saat festival. Ini merupakan tari persatuan suku Bantik yang masih sering dilakonkan para tetua.