Kampung Laine di Kecamatan Manganitu Selatan, Kabupaten Sangihe merupakan perkampungan tua. Laine menyimpan potensi wisata alam yang indah, termasuk sungainya yang panjang dan lebar. Sungai yang mengalir dari arah timur menuju muaranya di barat ini sungguh merupakan sajian alam yang luar biasa. Kiri kanan sungai terhampar hutan bakau yang sangat padat dan masih asli. Pemandangan lansekap yang sangat ideal.

Menelusuri Sungai Kampung Laine dapat dilakukan dengan menyewa perahu penduduk setempat. Berangkatlah menjelang matahari terbit. Bertolak dari dermaga kecil di belakang Pasar Laine, jika beruntung, kita bisa bertemu dengan buaya yang masih hidup bebas di sungai ini.

Berusahalah berada di muara tepat matahari menampakkan dirinya. Alam akan menyajikan sesuatu yang dahsyat. Air yang jernih dan tenang seakan menjadi cermin bagi langit dan bakau dengan sangat indahnya. Perubahan warna langit perlahan menggradasi, sungguh merupakan sebuah sajian eksotisme. Membiarkan perahu hanyut terbawa arus merupakan tindakan yang tepat untuk menikmati sajian alam yang masih perawan ini. Perahu bisa masuk menyusuri lorong-lorong hutan bakau yang padat, untuk menikmati beraneka jenis burung yang bertengger mencari makan di antara pohon bakau.

Jika Anda penyuka memancing, sempatkan waktu berada di muara. Tambatkan perahu di tepi bakau, dan keluarkan alat pancing. Air sungai yang bertemu dengan air laut merupakan suatu tantangan bagi pemancing. Ikan yang masih tersedia cukup banyak jelas membuat kegiatan memancing menjadi mengasyikkan.

Menuju Kampung Laine dari Manado, dapat ditempuh dengan menumpang pelayaran ke Tahuna. Tersedia pelayaran kapal cepat atau dengan pelayaran kapal malam. Dari Tahuna, pengunjung dapat menyewa mobil menuju Laine, dengan waktu tempuh sekitar 2 jam. Jika ingin menginap, maka tempat menginap ada di Kampung Laine.