
Bunaken adalah nama pulau kecil di Teluk Manado yang berdekatan dengan pulau Manado Tua. Belakangan nama Bunaken diambil untuk menamai lokasi taman nasional yang meliputi 5 pulau (Bunaken, Siladen, Manado Tua, Mantehage dan Nain), Pesisir Utara (Molas, Meras, Tongkaina, Tiwoho) dan Pesisir Selatan Arakan-Wawontulap (Poopoh sampai Popareng). Kawasan Taman Nasional Bunaken kini berada dalam wilayah Kota Manado, Kabupaten Minahasa, Minahasa Selatan dan Minahasa Utara.
Areal Taman Nasional Bunaken sangatlah luas. Namun untuk wisatawan, tujuan utama biasanya adalah Bunaken, atau areal di seputar pulau Bunaken yang secara administrasi merupakan bagian dari Kota Manado.
Bunaken bisa didatangi dari berbagai lokasi di Manado dengan waktu tempuh yang bervariasi tergantung lokasi. Dari pelabuhan Marina di Manado, misalnya, jarak tempuh hanya sekitar 30 menit.
Sarana angkutan yang biasa dipakai adalah speed boat biasa, yang harga sewanya sekitar Rp 500-700 ribu per perahu. Speed boat ini akan mengantarkan wisatawan ke terminal Taman Laut Bunaken. Untuk melihat taman laut, wisatawan harus pindah kapal yang bagian dasarnya ada jendela kaca. Pindah kapal ini harganya sekitar Rp 100 ribu per orang.
Kapal-kapal penyeberangan yang dilengkapi kotak kaca umumnya bersih terawat dan dilengkapi jaket pelampung. Kotak kaca biasanya terletak di bagian tengah kapal sehingga penumpang bisa menikmati pemandangan bawah laut seperti karang berwarna-warni dan ratusan jenis ikan. Kapal jenis ini harganya sekitar Rp 750 ribu hingga Rp 850 ribu, dan bisa memuat hingga 12 orang.
Jika ingin angkutan yang lebih murah, wisatawan bisa menggunakan taksi laut yakni kapal penumpang yang merupakan alat transportasi penduduk di pulau Bunaken menuju Kota Manado. Biaya penyeberangan adalah Rp. 10.000 per orang tapi hanya tersedia sekali sehari pada pagi dan sore hari.
Pemandangan bawah air. Sensasi terbesar berwisata ke Bunaken adalah melakukan snorkeling dan penyelaman. Bagi penyelam, nilai paling menarik dari Bunaken adalah keberadaan underwater great reef-wall, berupa dinding dengan berbagai warna warni terumbu karang dan ikan yang berenang di sekitarnya. Tak semua taman laut memiliki dinding seperti di Bunaken. Ini yang menyebabkan para penggila selam mancanegara rela datang jauh-jauh untuk sekedar mencicipi sensasi ketika menyelam di reef-wall itu. Tercatat ada sekitar 20 titik penyelaman di sekitar pulau Bunaken.
Membayangkan Bunaken adalah seperti melihat taman akuarium air laut raksasa dengan karang, anemon, bintang laut, dan berbagai ikan di sekelilingnya yang hidup alami di tangki yang tak ada dindingnya.
Menyelam adalah pilihan paling tepat jika ingin menikmati Bunaken secara total. Untuk bisa menyelam, wisatawan harus memiliki sertifikat dan mesti didampingi pemandu. Untuk satu set peralatan selam, wisatawan mesti merogoh sekitar Rp 1 jutaan ditambah dengan ongkos pemandu.
Di sekeliling Pulau Bunaken tersedia 20 titik selam kelas dunia. Formasi terumbu karang beragam mulai yang datar sampai berbentuk dinding vertikal. Bunaken adalah salah satu tempat di ekoregion Segi Tiga Karang dengan taburan jenis ikan dan karang tertinggi di dunia. Kekayaan ekosistem terumbu karang tersebut bisa dinikmati dengan menyelam atau snorkling.
Lokasi penyelaman pertama yang disarankan pemandu adalah Fukui Point yang diberi nama sesuai nama orang Jepang yang menemukannya. Fukui point menawarkan keindahan terumbu karang, kerang raksasa dan penyu bukan pada dinding terjal, namun pada dasar laut yang landai dengan sedikit tebing pada kedalaman 5-30 meter dan jarak pandang sampai 20m. Dasar laut Fukui Point yang datar rata-rata pada kedalaman sekitar 18 meter. Fukui Point bisa dijelajahi selama 50 menit.
Wisatawan harus memberikan jeda waktu minimal satu jam sebelum penyelaman berikutnya untuk mencegah “decompression sickness”. Waktu satu jam bisa dihabiskan di pulau Bunaken untuk makan siang sambil minum es kelapa muda.
Lokasi penyelaman kedua yang direkomendasikan terletak di Lekuan-2. Bentangan dasar laut Lekuan adalah melandai dari tepi pantai sampai kedalaman 10 meter, kemudian mendadak turun terjal sampai ke kedalaman 200 meter. Pemandangan tebing dengan gua dan patahan di beberapa sisi benar-benar memukau yang dipenuhi berbagai flora dan fauna yang aneh dan beragam. Di Lekuan-2 kemampuan mengontrol waktu penyelaman mutlak diperlukan. Wisatawan bisa menyelam sampai ke kedalaman 23 meter selama 40 menit, kemudian naik ke kedalaman 5 meter untuk melakukan safety stop selama 5 menit sebelum kembali ke permukaan air.
Diantara belasan titik penyelaman yang ada, titik penyelaman berikutnya yang direkomendasikan adalah adalah Mandolin Point dan Lekuan-3. Mandolin Point sebagai “Narc Zone” keindahan terumbu karang membawa efek narkosis atau halusinasi yang kuat pada kedalaman 30-50 meter di bawah permukaan laut. Di Lekuan-3, jarak pandang bisa mencapai 40m pada cuaca cerah dengan suhu air sekitar 29°C. Dinding curam Lekuan-3 menyajikan terumbu karang yang fantastis. Ikan-ikan cantik yang berenang bergerombol bisa ditemui di lokasi ini.
Snorkeling. Bunaken juga terdapat lokasi snorkeling yang menawan. Peralatan snorkeling bisa disewa dengan ongkos Rp 75.000 termasuk kaca mata selam dan sepatu sirip. Baju renang (wet-suit) juga bisa disewa sekitar Rp 75.000. Tempat penyewaan juga menawarkan kamera bawah airdengan sewa sebesar Rp 350.000 termasuk keping CD rekamannya. Tip untuk pemandu selam kira-kira Rp 75.000 per pemandu.
Biasanya, di lokasi snorkeling wisatawan biasanya akan bertemu rombongan lain yang juga melakukan hal yang sama. Puas menyelam, wisatawan bisa beristirahat bahkan berbelanja cendera-mata di Pulau Bunaken. Di daratan pulau Bunaken banyak penjual cenderamata yang bernuansa laut dan warung yang menyajikan panganan ringan semacam air kelapa segar dan pisang goreng. Ada juga retoran yang menyediakan nasi dan ikan bakar lengkap dengan sayur dan rica-rica khas Manado. Makanan dalam satu paket makan siang berharga Rp. 50.000 yang mencakup ikan bakar, sayur pakis, sayur kangkung, satu gelas air mineral dan saos rica-rica.
Penginapan. Ada dua pilihan menginap untuk berwisata ke Bunaken. Pertama, menginap di Kota Manado. Ada banyak hotel dengan berbagai kelas yang bisa dijadikan pilihan, mulai dari kamar hotel melati berharga Rp 100.000 hingga hotel berbintang 5 yang harganya hingga jutaan rupiah semalam.
Pilihan kedua adalah menginap di Pulau Bunaken. Di beberapa tempat, tumbuh industri penginapan yang biasanya berbentuk cottage atau rumah-rumah tinggal. Sewa cottage bervariasi tergantung jauh dekatnya letak cottage dengan titik selam favorit. Rata-rata harga sewa per cottage Rp 150.000 hingga Rp 350.000 per orang per malam, termasuk makan 3 kali sehari. Menu makanannya lebih banyak berupa sea food, terutama ikan bakar.
Cottage di Bunaken betul-betul tempat istirahat. Tidak ada TV dan telepon. Damai dan menenangkan jauh dari keramaian, tempat ini cocok untuk berbulan madu atau mencari ketenangan dan kedamaian.