
Manganitu adalah sebuah desa kecil yang terletak di kecamatan Tabukan Barat, kabupaten Sangihe, berjarak kurang lebih 5 km dari ibukota kabupaten, Tahuna. Dapat ditempuh dengan waktu sekitar 30 menit dengan kendaraan bermotor.
Rumah raja bergaya arsitektur Eropa. Orang lokal menyebutnya sebagai Rumah Raja Manganitu. Rumah dan isi perabotannya masih awet hingga sekarang karena dirawat oleh keluarga raja.
Bangunannya berdenah segi empat, terdiri atas bangunan induk, bangunan tambahan dan bangunan bagian belakang. Berbentuk rumah panggung dengan atap bagian depan berbentuk limasan. Terbuat dari bahan beton, kayu, dan bambu, tanpa hiasan, sedangkan atap terbuat dari seng.
Dibangun oleh Raja Willem Manuel Pedangselang Mokodompis pada tahun 1910, merupakan istana Raja Manganitu terakhir, karena raja-raja sebelumnya selalu berpindah-pindah istananya.
Luas bangunannya sekitar 295 meter persegi, dan berdiri di atas lahan seluas 7200 meter persegi. Di dalam Rumah Raja juga terdapat berbagai koleksi buku tua.